22 Januari 2010

CIRI KHAS ORANG KAYA

http://www.rimanews.com/sites/default/files/imagecache/article/39Orang-kaya.jpg
Berikut ini adalah tanda tanda yg bisa membuktikan bahwa Anda adalah orang kaya. Sebetulnya, kaya menurut definisi pelatih saya adalah 'kaya mental' atau bisa disebut juga 'kaya hati' terlepas dari seberapa besar harta yang anda miliki. Jika Anda tidak merasa memiliki indikasi di bawah ini, berarti Anda masih hidup dlm taraf kemiskinan :
  1. ORANG KAYA BISA MEMBERI. Seseorang bisa dikatakan kaya kalo sudah bisa memberi. Mengapa? Logikanya: orang kaya hartanya sudah terlalu banyak dan dia sering bingung harus ditaruh di mana. Daripada mubazir, tercecer2, rusak dimakan tikus, atau bahkan dicuri orang, mending berikan saja pada orang yg membutuhkan. Nilainya tidak masalah. Mau kasih orang Rp 100 perak atau Rp 100 ribu. Pokoknya siapapun yg bisa memberi, dia SUDAH PASTI ORANG KAYA.
  2. ORANG KAYA TIDAK REWEL. Kembalian dari toko kurang Rp 50 perak? Pelayan di restoran jorok? Pakaian pramusaji tidak rapi? So what? Pada dasarnya, ketika Anda membeli sesuatu, pergi ke restoran, ke hotel, atau ke mana pun, dan ada orang yg "melayani" Anda, logikanya orang itu punya posisi di bawah Anda (namanya juga pelayan....) . Jadi sangat tak wajar kalau kita menuntut orang yg melayani kita itu haruslah orang yg sangat rapi, sangat sopan, cerdas, dan perfeksionis. Bayangkan jika pembantu di rumah Anda jauh lebih rapi, lebih sopan, dan lebih pintar daripada Anda. Bagaimana perasaan Anda? Mungkin, teman2 Anda mengira Andalah pelayannya, bukan Tuannya. Karena itu, kalo pelayan yg melayani Anda tidak rapi, toko yg Anda kunjungi lusuh, pegawai toko tidak tersenyum pada Anda / jutek, atau pramusaji lupa kurang mengembalikan uang belanjaan Anda, cukuplah anda tersenyum pada mereka. Tak apa. Itu adalah hal wajar, karena mereka ada utk melayani Anda. Seorang pelayan tidak harus lebih baik daripada Anda.
  3. ORANG KAYA TIDAK BERHITUNG. Orang kaya gak pernah berpikir soal hitung2an. Kalau teman yg minjam uang telat mengembalikan, ya sudahlah. Toh cuma 1-2 hari atau 1-2 tahun. Buat apa diributkan? Toh uang di rumah masih ada kok. Dan lagi kalau dia tak mengembalikan, ya kenapa harus ngejar dia atau maksa bayar, sampai manggil tukang pukul buat mengancam segala? Justru orang kaya punya sikap yg berpasrah. Kalau yg minjam tidak bisa mengembalikan, ya sudah. Pasrahkan saja uangnya. Uang bukan hal besar buat orang kaya. Justru hati yang besar. Itu yg terpenting. Orang berhati besar dapat terlihat dari sikapnya yang bisa berpasrah. Hanya orang kaya yg punya hati besar.
  4. ORANG KAYA TIDAK MEMINTA-MINTA. Orang kaya tidak pernah minta2 pada tetangga atau saudara2nya. Mereka punya harga diri yg cukup tinggi, dan selalu berusaha utk mencukupkan dirinya sendiri. Tidak ada kata susah bagi orang kaya. Bisa makan Nasi dan garam saja sudah menjadi kebanggaan sendiri. Ya lho... itu makanan paling mewah yg pernah ada di dunia ini. Carilah orang2 di dunia, dan tantang mereka utk makan Nasi dan Garam saja. Siapa yg bersedia? Hanya orang2 berhati emas yg mampu bisa menikmati makanan semewah itu. Dan hanya orang2 kayalah yg punya hati yg terbuat dari emas.
  5. ORANG KAYA TIDAK IRI. Mengapa harus iri dengan tetanga yg punya mobil baru? Mengapa harus dengki pula dengan teman yg punya rumah mewah? Kita orang kaya kok. Kita punya semua yg mereka miliki, dan semuanya abadi. Tidak perlu takut digusur setiap saat, tak perlu takut kebanjiran, tak perlu pusing mikirin bagaimana bayar cicilan dan pajaknya setiap bulan. Dan yg pasti, tak perlu takut bakal dicuri atau dibobol orang. Semuanya aman dan tidak kompleks. Tak perlu bayar biaya sewa Body-Guard seperti teman2 dan tetangga Anda. Coba pikir... dengan semua kekayaan yg kita miliki dan fasilitas serba "wah" semacam itu, masih perlukah Anda iri pada tetangga dan teman2 Anda?
  6. ORANG KAYA TIDAK GAMPANG MARAH. Orang sedang membicarakan kita? jelek2kan kita? Atau bahkan mencibir kita? Terus kenapa? Anda merasa bermasalah? Saya tidak tuh. Karena saya orang kaya.. Mengapa? Lha, orang kaya itu punya wawasan yg luas. Justru dengan wawasan luaslah kita bisa kaya seperti sekarang. Bukti kalau orang berwawasan luas adalah dia bisa menerima segala hal, termasuk cibiran, omongan miring, dan gosip tentang dirinya. Dia akan menampung semuanya dan tidak memendamnya. Dia tidak akan frontal membalas semua omongan miring itu. Buat apa mengehabiskan tenaga dan waktu buat begituan? Orang kaya justru memusatkan pikirannya utk mencari cara agar bisa menjadi "lebih kaya". Jadi... buat marah2, caci maki orang, atau ngatain orang... gak deh. Itu bukan gawean orang kaya.
  7. ORANG KAYA PUNYA PRINSIP. Orang kaya tahu harus ke mana. Karena itu dia tak gampang dipelintir, dibeli, atau disuap orang. Jalannya jelas, dan komitmennya kuat. Dia akan melihat apa yg buruk dan yg baik dengan sangat transparan, tak ada istilah zona abu2. Dia punya pertimbangan yg baik dan berani mengambil keputusan serta tanggung jawab dari keputusan yg diambilnya. Tak ada cerita melimpahkan tanggung jawab ke orang lain. Itu gak ada harga diri namanya. Orang kaya kok gak punya harga diri? Memalukan sekali !!!
  8. ORANG KAYA MENGHARGAI ORANG LAIN. Siapapun teman dan lawan kita, di mata orang kaya, semuanya sama. Orang Kaya sangat bisa mengayomi dan berdialog dengan siapapun tanpa prasangka. Orang kaya itu tidak picik. Mereka akan sangat antusias menemui lawan yg mengajak bertemu dan berdamai. Mereka juga akan sangat menghargai saran orang2, baik yg membangun apalagi yg menjatuhkan. Dia bahkan akan serta merta memeluk orang2 yg berempati maupun yg tidak bersimpati padanya. Semua orang di matanya sama. Dia memang bukan Tuhan, dan tentu saja porsi persahabatan dengan teman dan musuh juga dia bedakan. Namun dalam kondisi apapun, ketika orang (baik musuh dan teman sekalipun) membutuhkan dirinya, dia akan selalu ada.
  9. ORANG KAYA PUNYA TATA KRAMA. Dalam tradisi orang Tionghua, orang itu bisa kaya kalau menghormati orang tua. Tidak percaya? Tengoklah tradisi pemberian angpao. Anda baru bisa dapat angpao dari orang tua kalo Anda bersujud 3X dan menyodorkan air teh pada orang tua. Semakin banyak angpao, berarti semakin kayalah Anda. Karena itu, orang Tionghua sangat menekankan sikap sopan pada orang tua. Tidak perduli bagaimana kasarnya orang tua mereka, tetapi anak2 selalu menjunjung orang yg lebih tua itu. Mereka akan bersikap sopan, selalu menolong, dan bahkan selalu menghargai para tetua. Tanpa mengeluh. Tanpa dendam. Jadi... jika ingin menjadi kaya, tetap kaya, bahkan semakin kaya, kuncinya hanya 1 : hormatilah orang tua / orang yg dituakan. Lakukan dengan hati yg iklas. Tanpa menunggu waktu lama, hartamu akan bertambah banyak.   
Inilah ciri2 Orang Kaya yg benar2 kaya sekaya-kayanya. Jika Anda telah melakukan semua hal ini, maka sudah sangat jelas kalau Anda adalah orang kaya. Tetapi, jika Anda tidak melakukan semuanya, tidak perduli berapa besar hartamu di tabunganmu, dana investasi, atau reksadanamu, engkau hanyalah orang miskin yg paling hina di dunia ini.
Jadi jika ingin sukses dan jadi orang paling kaya di dunia : lakukanlah hal hal tsb diatas sebagaimana dipesankan oleh pelatih saya (aki) kepada saya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar