18 Februari 2012

Mempersiapkan Calon Pemimpin


“Jatuh bangunnya segala sesuatu tergantung pada kepemimpinan”, demikian pernah diucapkan oleh John C. Maxwell, seorang pakar kepemimpinan yang reputasinya telah di akui dunia. Saya kira kalimat itu tepat sekali. Peran seorang pemimpin amatlah sentral dalam pertumbuhan sebuah organisasi, baik sekuler maupun religius. Kalau pemimpinnya baik, benar, memiliki visi yang jelas, punya rasa aman yang tinggi dan mampu membangun relasi dengan rekan-rekan sekerjanya, maka kemajuan dan pertumbuhan menjadi hal yang sangat logis.
Karena begitu sentralnya peran si pemimpin maka tidak salah – atau malah seharusnya- seorang pemimpin harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Sebab menurut keyakinan saya seorang pemimpin itu tidak dilahirkan tetapi harus dibentuk.
Dan persiapan sejak dini akan menuai hasil yang lebih baik. Itu artinya menyiapkan anak-anak kita untuk memiliki mentalitas seorang pemimpin amat mendesak kita lakukan. Kita tidak bisa membiarkan “benih” ini tumbuh tanpa bimbingan dan pendampingan yang memadai. Kita harus menyiapkan “lahan’ dan tempat persemaian agar benih itu tumbuh dengan bagus nantinya.
Tentu kita juga memperhatikan keunikan masing-masing anak, sehingga ketika ia bertumbuh nanti dia akan menjadi pribadi yang mandiri dan bukan merupakan duplikat dari diri kita. Perlu diingat bahwa generasi dibawah kita adalah : generasi berikutnya, dan bukan generasi penerus. Ini penting diingat, sebab bukan permainan kata semata. Kalau kita sebut generasi penerus, berarti mereka hanya meneruskan apa yang kita telah mulai dan menjipak habis apa yang telah kita kerjakan. Namun kalau disebut generasi berikutnya, itu berarti tongkat estafet benar-benar beralih kepada mereka. Sehingga mereka bisa mengembangkan diri dan kepemimpinannya sesuai tuntutan zaman. Itu artinya selalu dibutuhkan kepemimpinan yang up to date dan relevan untuk masing-masing zaman!
Tulisan ini berpretensi menguraikan apa yang diperlukan untuk mempersiapkan anak-anak kita agar kelak menjadi pemimpin yang baik, bertanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai Alqur’an dan berguna bagi masyarakat yang lebih luas lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar